Legenda Cerita sangkuriang | (Terjadinya Gunung Tangkuban Perahu)

cerita sangkuriang

Cerita Sangkuriang – Dikisahkan pada sebuah kayangan, terdapat pasangan dewa dan dewi yang melakukan kesalahan. Atas perbuatannya tersebut, maka mereka dihukum turun ke bumi dalam rupa hewan.

Sang dewa dikutuk menjadi anjing bernama si Tumang, adapun Sang dewi dikutuk menjadi babi hutan bernama Wayungyang (Wayung Hyang).

Hukuman tersebut harus mereka lalui dengan bertapa dan memohon ampunan, supaya mereka dapat kembali menjadi dewa dan dewi seperti semula.

BACA JUGA | Legenda Cerita Malin Kundang serta Hikmah Besar Dibalik Kisahnya

Legenda Cerita Sangkuriang dari Jawa Barat

Peristiwa Sebelum Kelahiran Sangkuriang

cerita sangkuriang
youtube.com

Suatu ketika Raja Sungging Perbangkara sedang pergi berburu di tengah hutan. Dalam perburuannya, Sang Raja membuang air kencing pada sebuah batok hingga tergenang disitu.

Ketika itu, ada seekor babi hutan betina bernama Wayung Hyang yang sedang kehausan, kemudian tanpa fikir panjang ia langsung meminum air yang tertampung dalam batok kelapa tersebut.

Tidak lama setelah itu, Wayung Hyang secara tidak masuk akal hamil lalu melahirkan seorang bayi perempuan cantik. Cerita Sangkuriang

Lalu bayi perempuan tersebut ditemukan oleh sang raja di tengah hutan yang tidak mengetahui bahwa ia adalah putrinya. Kemudian Bayi perempuan itu dibawa pulang ke keraton oleh Sang raja lantas diberikan nama Dayang Sumbi.

Kehidupan Dayang Sumbi

cerita sangkuriang
youtube.com

Dayang Sumbi tumbuh menjadi seorang gadis yang sangat cantik jelita. Bahkan banyak pangeran dan raja yang ingin menikahinya. namun tidak ada seorangpun yang diterima.

Sehingga dikala itu, banyak terjadi peperangan diantara para raja dan pangeran demi untuk mendapatkannya. Kemudian Dayang Sumbi berinisiatif dengan meminta kepada Sang raja untuk mengasingkan diri di sebuah bukit dengan temani seekor anjing jantan yaitu Si Tumang.

Suatu waktu, ketika ia sedang menenun kain, torompong (torak) yang tengah digunakannya terjatuh ke melalui celah-celah lantai kayu gubuknya.

Karena sedang malas, tidak sengaja terlontar ucapan dari mulut Dayang Sumbi, yaitu dia berjanji barangsiapa yang mengambilkan torak yang terjatuh itu, jika laki-laki akan kujadikan sebagai suami, dan jika perempuan akan kujadikan sebagai saudari.

Namun tanpa diduga, Si Tumang mengambil torak tersebut, lalu diserahkan kepada Dayang Sumbi. cerita sangkuriang

Akibat Sumpah yang Diucapkan Dayang Sumbi

Akibat dari perkataannya, Dayang Sumbi harus menepati sumpah dan janjinya tersebut. Maka dia pun mengawini si Tumang. Karena rasa malu, akhirnya kerajaan membuang Dayang Sumbi ke hutan untuk hidup bersama si Tumang.

BACA JUGA | Cerita Rakyat Batu Menangis | Hikayat sedih dari bumi Kalimantan

Pada saat malam bulan purnama, si Tumang kembali ke rupa aslinya yaitu sebagai dewa yang sangat tampan. Ketika itu Dayang Sumbi mengira ia sedang bermimpi bercumbu dengan dewa yang tampan yang sebenarnya merupakan rupa asli si Tumang.

Setelah sekian lama, akhirnya Dayang Sumbi melahirkan seorang bayi laki-laki tampan yang diberi nama Sangkuriang. Setelah tumbuh dewasa, Sangkuriang menjadi pemuda tampan dan gagah berani. cerita sangkuriang

Sungguh Tega Sangkuriang Membunuh si Tumang

cerita sangkuriang
youtube.com

Suatu ketika, Dayang Sumbi sedang menginginkan untuk makan hati rusa, maka ia memerintahkan putranya yang ditemani si Tumang untuk berburu ke tengah hutan. Namun setelah sekian lama berburu, Sangkuriang tak kunjung mendapatkan binatang buruan.

Hingga pada akhirnya, Sangkuriang melihat seekor babi hutan yang melarikan diri. Pada saat itu, Sangkuriang memerintah si Tumang untuk mengejar babi hutan tersebut.

Namun si Tumang tidak menuruti perintahnya, karena dia mengetahui kalau babi hutan tersebut merupakan Wayung Hyang (nenek sangkuriang). cerita sangkuriang

Sangkuriang merasa sangat kesal, kemudian dia menakut-nakuti si Tumang dengan anak panah, namun secara tidak sengaja anak panahnya terlepas dan tubuh si Tumang tertembus anak panah. cerita sangkuriang

Seketika Sangkuriang menjadi kebingungan, lalu karena tidak mendapat hewan buruan maka Sangkuriang pun membuka isi tubuh si Tumang dan mengambil hatinya.

Dengan perasaan takut, Sangkuriang memberikan hati si Tumang kepada ibunya, yang kemudian dimasak dan dimakan. cerita sangkuriang

Namun, Dayang Sumbi merasakan sebuah kejanggalan. Karena semenjak mengikuti Sangkuriang berburu, si Tumang tak kunjung terlihat. Setelah Dayang Sumbi mendesak Sangkuriang, akhirnya dia mengakui bahwa dia telah membunuh si Tumang.

cerita sangkuriang
youtube.com

Setelah mengetahui bahwa yang dimakannya merupakan hati si Tumang (suaminya sendiri), maka kemurkaannya semakin menjadi-jadi.Tanpa fikir panjang kepala Sangkuriang dipukul dengan centong nasi yang terbuat dari batok kelapa hingga terluka.

BACA JUGA | Cerita Ande Ande Lumut dari Jawa Timur

Karena ketakutan dan kesakitan, akhirnya Sangkuriang kabur meninggalkan rumah. Setelah peristiwa tersebut, Dayang Sumbi begitu menyesali perbuatannya kesepian karena ditinggal pergi anaknya.

Dia sudah mencoba mencari sangkuriang ke berbagai tempat serat memanggil namanya, namun tetap saja tidak ditemukan. cerita sangkuriang

Pada saat itu, Dayang Sumbi memohon kepada Sang Hyang Tunggal supaya dapat dipertemukan kembali dengan anaknya. Oleh karena itu, Dayang Sumbi melakukan tapa dan laku yaitu hanya memakan sayuran mentah dan tumbuh-tumbuhan yang ada di sekitarnya.

Cerita Rakyat Sangkuriang Mengembara

Dalam pengembaraanya, Sangkuriang banyak berguru kepada para pesilat sakti, sehingga Sangkuriang tumbuh menjadi seorang pemuda yang sakti, kuat, dan perkasa.

Setelah menghabiskan perjalanan ke arah timur, sampailah Sangkuriang di arah barat lagi dan tanpa disadari dia telah sampai kembali di tempat ibunya berada.

Pertemuan Sangkuriang dengan Dayang Sumbi

cerita sangkuriang
youtube.com

Setelah perpisahan yang cukup lama, ternyata baik Sangkuriang maupun Dayang Sumbi tidak ada yang mengenal satu sama lain. cerita sangkuriang

Dayang Sumbi terlihat awet muda karena setiap hari dia melakukan tapa dan laku serta hanya memakan sayuran dan tumbuh-tumbuhan saja.

Pada mulanya Dayang sumbi tidak menyadri bahwa pemuda tampan tersebut adalah putranya. Bahkan mereka sudah saling bermesraan dan menjalin sebuah hubungan.

Disaat Sangkuriang sedang bermesraan dengan Dayang sumbi, tanpa sengaja saat menyisir rambutnya, Dayang Sumbi melihat bekas luka di kepalanya (bekas pukulan centong). Hal tersebut menjadikan Dayang Sumbi bahwa dia adalah Sangkuriang (anaknya).

Walaupun Dayang Sumbi sudah menjelasakannya, Sangkuriang tidak mengindahkannya serta tetap memaksa untuk menikahinya. Dengan sekuat tenaga Dayang Sumbi menolak ajakan tersebut.

Siasat Dayang Sumbi agar Sangkuriang Tidak Menikahinya

cerita sangkuriang
youtube.com

Hingga pada akhirnya, ia bersiasat dengan memberikan syarat pinangan yang sukar dipenuhi Sangkuriang. Pada saat itu, Dayang Sumbi meminta agar Sangkuriang membuat perahu dan telaga dalam waktu satu malam yaitu dengan membendung Sungai Citarum. Maka Sangkuriang pun menyanggupinya.

Maka dibuatlah perahu dari sebuah pohon besar yang tumbuh di sebelah timur; kelak, tunggul atau pangkal pohon itu berubah menjadi gunung yang bernama Bukit Tunggul. Rantingnya (Sd.rangrang) ditumpukkan di sebelah barat dan kelak menjadi Gunung Burangrang.

Dengan bantuan makhluk halus, hingga lewat tengah malam bendungan hampir rampung dibuat. Namun Dayang Sumbi meminta kepada Sang Hyang Tunggal supaya keinginan Sangkuriang gagal.

Lalu Dayang Sumbi mencoba membentangkan kain boeh rarang (kain putih tenunannya) di atas bukit timur, sehingga kain putihtersebut seakan-akan seperti fajar yang merekah di ufuk timur.

Berbarengan dengan itu, ia juga berulang-ulang memukulkan alu ke lesung, seakan-akan tengah menumbuk padi. Sehingga para makhluk halus pun ketakutan. karena mereka mengira hari mulai fajar, seketika mereka lari dan menghilang dengan bersembunyi di dalam tanah.

Keadaan tersebut menjadikan pembuatan bendungan tidak terselesaikan. cerita sangkuriang

Terjadinya Gunung Tangkuban Perahu Bandung

cerita sangkuriang
youtube.com

Gagal memenuhi syarat dari Dayang Sumbi, menjadikan Sangkuriang resah dan mengamuk. Perahu yang sudah dibuatnya dengan susah payah lalu ditendangnya ke arah utara hingga terjatuh dengan posisi menangkup dan  menjadi Gunung Tangkuban Perahu.

Bahkan kemarahannya semakin tidak terbendung, dinding bendungan yang berada di sebelah barat di jebolnya. Lubang tembusan air Citarum ini yang nantinya dikenal sebagai Sanghyang Tikoro.

Sumbatan aliran Citarum dilemparkannya ke arah timur dan terbentuklah Gunung Manglayang. Bahkan Air Talaga Bandung juga menjadi surut, bekas danau inilah yang nantinya menjadi lokasi Kota Bandung.

Dayang Sumbi terus berlari menghindari kejaran anaknya yang sudah kehilangan akal sehatnya. cerita sangkuriang

Bahkan Dayang Sumbi hampir saja tertangkap oleh Sangkuriang di Gunung Putri. Pada saat itu, ia memohon kepada Sang Hyang Tunggal supaya menyelamatkannya. Maka tak lama setelah itu, Dayang Sumbi secara ajaib berubah menjadi setangkai bunga jaksi.

Sedangkan Sangkuriang, ketika telah memasuki sebuah tempat yang disebut dengan Ujung Berung tiba-tiba menghilang ke alam gaib.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *