Cerita Ande Ande Lumut | Cerita Rakyat Masyarakat Jawa Timur

Cerita Ande Ande Lumut

Cerita Ande Ande Lumut – Suatu ketika, pada sebuah tempat di Jawa Timur, terdapat dua kerajaan kembar, yaitu Kerajaan Kediri yang dipimpin oleh Raja Jayengrana dan Kerajaan Jenggala yang dipimpin oleh Raja Jayengnegara.

Dahulunya kedua kerajaan besar tersebut berada pada sebuah wilayah yang sama yaitu Kahuripan. Sebelum Raja Airlangga meninggal, dia sempat memberikan wasiat agar kedua kerajaan tersebut disatukan kembali dengan sebuah ikatan perkawinan untuk mencegah terjadinya peperangan di antara kedua kerajaan.

Akhirnya wasiat tersebut benar-benar ditunaikan yaitu dinikahkanya antara Panji Asmara Bangun (putra Jayengnegara) dengan Sekartaji (Putri Jayengrana). Cerita ande ande lumut.

BACA JUGA | Legenda Cerita Malin Kundang yang Penuh dengan Hikmah

Cerita Rakyat Ande ande Lumut

Cerita Ande Ande Lumut
youtube.com

Ketika itu, Kerajaan Jenggala secara mendadak diserang oleh kerajaan musuh. Ketika pertempuran sedang berlangsung, Putri Dewi Sekartaji pergi meninggalkan istana untuk bersembunyi di sebuah desa yang jauh dari Kerajaan Jenggala.

Demi menjaga keselamatannya, Dewi Sekartaji menyamar sebagai gadis desa dan tinggal bersama seorang janda yang bernama Nyai Intan.

Nyai Intan memiliki tiga orang putri yang cantik dan usil. Diantaranya adalah Kleting Abang ( anak sulung), Kleting Ijo, dan Kleting Biru (anak bungsu). Pada saat itu, Dewi Sekartaji diangkat menjadi anak dan diberi nama Kleting Kuning oleh Nyai Intan.

Setiap hari Kleting Kuning selalu diperintah untuk menyelesaikan segala perkerjaan rumah seperti mencuci, measak dan bersih-bersih rumah. Sedangkan ketiga kakak angkatanya hanya bersantai-santai saja. Cerita ande ande lumut.

BACA JUGA | Cerita Batu Menangis (Hikayat dari Bumi Kalimantan)

Tak jarang dia dibentak oleh Nyai Intan serta diperlakukan secara kasar oleh ketiga kakak angkatnya. Bahkan, kadang-kadang dia hanya diberi makan sekali sehari oleh ibu angkatnya.

Kesedihan Panji Asmara Bangun

Cerita Ande Ande Lumut
youtube.com

Sementara itu, Kerajaan Jenggala yang dipimpin Panji Asmara Bangun berhasil mengalahkan pasukan musuh. Akan tetapi, dia begitu sedih karena istrinya tiba-tiba pergi meninggalkan istana Jenggala dan tidak ada seorang  pun yang mengetahui keberadaanya.

Setelah suasana Kerajaan Jenggala kembali aman, Panji Asmarabangun bertekad untuk mencari keberadaan istrinya. Namun sebelumnya, dia telah mengutus para pengawalnya untuk melacak jejak kepergian istrinya.

Suatu waktu, ketika pangeran sedang bersantai di pendopo istana, datanglah seorang pengawal untuk memberikan kabar.

“Wahai Baginda! Hamba hendak menyampaikan kabar gembira untuk Baginda,” ujar pengawal tersebut.

“Apakah kabar gembira yang kamu maksud?” sahut Panji Asmarabangun dengan rasa penasaran.

“Wahai Baginda! Hamba telah menjumpai seorang gadis yang mirip dengan istri Baginda pada sebuah desa. Tetapi hamba belum yakin kalau dia adalah istri baginda. karena dia hanya seorang pembantu yang bekerja pada seorang janda kaya,” tandas pengawal itu.

BACA JUGA | Cerita Sangkuriang dan Terbentuknya Gunung Tangkuban Perahu

Penyamaran menjadi Pangeran yang Sedang Mencari Jodoh

Cerita Ande Ande Lumut
youtube.com

Dari berita tersebut, sang Pangeran pun berinisiatif untuk menyamar sebagai seorang pangeran tampan yang sedang mencari jodoh.

Setelah itu,ia berangkat bersama para orang pengawalnya menuju Desa Dadapan yang letaknya berdekatan Sungai Bengawan Solo, Lamongan. Desa tersebut, lokasinya tidak jauh dari desa tempat tinggal Kleting Kuning.

Pada saat itu, sang Pangeran menyamarkan namanya menjadi Ande Ande Lumut serta menetap di rumah seorang janda tua bernama Mbok Randa.

Selang beberapa hari, ia memerintahkan kepada para pengawalnya untuk mengumumkan sayembara pencarian jodoh itu keseluruh pelosok desa. Berita sayembara tersebut, tersebar begitu cepat hingga ke desa seberang, desa tempat tinggal Kleting Kuning.

Mendengar berita sayembara tersebut hati Kleting Abang, Ijo, dan Biru sangat berbunga-bunga. Mereka berlomba-lomba untuk berdandan sencantik mungkin demi menaklukkkan hati sang Pangeran yaitu Ande Ande Lumut. Cerita ande ande lumut.

“Hore… hore…!!! Kita harus berdandan secantik mungkin. Jika salah satu diantara kita ada yang menjadi putri raja, tentu ibu akan sangat bahagia,” tandas Kleting Abang.

Sayembara Dimulai

Cerita Ande Ande Lumut
youtube.com

Ketika hari sayembara telah tiba, Kleting Abang, Ijo, dan Biru segera berdandan. Mereka memakai pakaian yang terbagus dan perhiasan mewah. Disaat mereka sedang asyik bersolek, tiba-tiba Kleting Kuning menghampirii mereka. Cerita ande ande lumut.

“Wah, penampilan kalian bagus sekali!” ucap Kleting Kuning.

“Hei, Kleting Kuning! Tidakkah kamu ingin mengikuti sayembara tersebut?” tanya Kleting Abang.

“wah, rasanya tidak mungkin! Baju saja kamu tidak punya. Apakah tidak malu mengikuti sayembara dengan baju seperti itu?” sahut Kleting Ijo dengan mengejek.

“Iya benar, kamu tak pantas untuk ikut sayembara tersebut! Alangkah baiknya kamu tetap di rumah untuk menyelesaikan seluruh pekerjaanmu.

Cepatlah pergi ke sungai untuk mencuci semua pakaian-pakaian kotor kami!” sahut Kleting Biru sembari menunjuk ke pakaian kotor mereka.

Setelah itu, Kleting Kuning lantas membawa pakaian kotor tersebut lalu pergi menuju sungai. Pada dasarnya, dia tidak tertarik untuk mengikuti sayembara tersebut, karena ia masih tetap setia pada suaminya yaitu Panji Asmarabangun.

Bahkan Ia tetap menunggu kabar tentang keadaan suaminya apakah masih hidup atau sudah tewas dalam ketika berperang. Disaat ia sedang mencuci pakaian di sungai, secara tiba-tiba seekor burung Bangau datang menghampirinya.

Namun anehnya, burung tersebut dapat berbicara seperti manusia serta kedua kakinya menggenggam sebuah cambuk.

“Wahai Putri! Pergilah engkau ke Desa Dedapan untuk mengikuti sayembara itu! Tuan putri akan bertemu pangeran Panji Asmarabangun  pada sayembara itu. Cerita ande ande lumut.

Bawalah cambuk ini! sewaktu-waktu Tuan Putri akan membutuhkannya,” ucap burung bangau sambil meletakkan cambuk di atas batu dekat Kleting Kuning.

Setelah itu, tiba-tiba burung bangau tersebut terbang menghilang ke angkasa dan seketika itu lenyap dari pandangan mata. Tanpa berpikir panjang lebar, Kleting Kuning langsung pulang ke rumah untuk bersiap-siap menuju Desa Dadapan.

Ibu Angkat dan Ketiga Saudaranya Bertemu Yuyu Kangkang

Cerita Ande Ande Lumut
youtube.com

Dilain sisi, ibu angkat dan ketiga saudara telah berangkat terlebih dahulu dan telah sampai di tepi Sungai Bengawan Solo. Pada saat itu, mereka merasa kebingungan, karena harus menyeberangi sungai yang begitu  dalam dan luas. sedangkan tidak ada satu pun perahu di tepi sungai.

“IBu, bagaimana mungkin kita bisa menyeberangi sungai ini?” tanya Kleting Ijo.

“Benar bu! Kita tidak bisa melakukan apa-apa?” Seru Kleting Biru. Cerita ande ande lumut.

“Wah, lihatlah kesana! Makhluk apakah itu?” Kleting Abang dengan heran.

Nyai Intan dan ketiga putrinya begitu terkejut manakala mengetahui bahwa makhluk tersebut adalah seekor kepiting raksasa yang tengah terapung di permukaan air. Menurut cerita, kepiting raksasa tersebut bernama Yuyu Kangkang yang merupakan utusan Ande Ande Lumut guna menguji peserta sayembara yang akan melewati sungai Bengawan Solo.

“Wahai Kepiting Raksasa! Bisakah kamu membantu kami menyeberangi sungai ini?” tanya Kleting Abang.

“Ha ha ha!!! Aku akan mengabulkan permintaan kalian, jika kalian mau memenuhi persyaratan dariku,” tandas Yuyu Kangkang.

“Lalu apakah syaratnya? Cepat Katakanlah!” desak Kleting Ijo. “Apa saja syaratnya, kami pasti akan memenuhinya asalkan kami bisa menyeberangi sungai ini.”

“ Baiklah syaratnya adalah Kalian harus menciumku sebelum aku menyeberangkan kalian ke seberang sungai,” tanda Yuyu Kangkang. Cerita ande ande lumut.

Akhirnya mereka menerima persyaratan tersebut. Maka satu persatu diantara pun mereka mencium Yuyu Kangkang. Setelah itu, barulah Yuyu Kangkang mengantarkan mereka ke seberang sungai.

Giliran Kleting Kuning yang Menjumpai Yuyu Kangkang

Cerita Ande Ande Lumut
youtube.com

Tak lama setelah itu, Kleting Kuning sampai juga di tepi sungai. Ketika itu Yuyu Kangkang memberikan persyaratannya, namun Kleting Kuning menolaknya. Dia tidak ingin berkhianat kepada suaminya. Cerita ande ande lumut.

Walaupun tidak mau memenuhi syarat yang diberikan, dia tetap mendesak Yuyu Kangkang untuk menyeberangkannya ke seberang sungai. Kleting Kuning berkali-kali memohon, namun namun tetap saja Yuyu Kangkang menolaknya, kecuali Kleting Kuning mampu memenuhi persyaratannya.

Disaat kesabarannya yang semakin habis, lantas Ia segera memukulkan cambuknya ke sungai hingga air Sungai Bengawan Solo terbelah dan menjadi surut. Melihat kejadian tersebut, Yuyu Kangkang ketakutan kemudian menyeberangkan Kleting Kuning lalu mengantarnnya hingga sampai di Desa Dadapan.

Sesampainya ditempat tujuan, Kleting Kuning bertemu dengan ibu angkat dan ketiga saudaranya. Tak lama kemudian, sayembara dimulai. Secara bergantian, Kleting Abang, Ijo dan Biru menunjukkan pesona kecantikan mereka di hadapan Ande Ande Lumut.

Namun, tidak ada seorang pun diantara mereka yang dapat memikat hati sang Pangeran. Mengetahui hal tersebut, Nyai Intan memohon kepada Ande Ande Lumut seraya berlutut agar dia memilih salah seorang putrinya untuk dijadikan istrinya.

“Wahai Pangeran! Hamba memohon, Jadikanlah salah seorang dari ketiga putriku istrimu! Apakah mereka kurang cantik dengan dengan dandanan yang sebagus itu?” iba Nyai Intan. Cerita ande ande lumut.

Mendengar peryataan Ibunya, Ande Ande Lumut hanya bisa tersenyum.

“Memang benar, paras ketiga putri Nyai sangat cantik. Tetapi, aku tidak akan memilih salah seorang pun diantara mereka,” ungkap Ande Ande Lumut tanpa memberi alasan.

Ande Ande Lumut Ternyata Lebih Memilih Kleting Kuning

Cerita Ande Ande Lumut
youtube.com

“ Wahai Pengawal! Tolong panggilkan gadis berbaju kuning itu!” perintah Ande Ande Lumut seraya menunjuk ke arah gadis yang berada paling belakang.

Tanpa disangka, ternyata gadis yang ditunjuk Ande Ande Lumut merupakan Kleting Kuning. Sewaktu Kleting Kuning menghadap kepadanya, pangeran tampan itu menyambut dengan bangkit dari singgasananya.

“Aku telah memilih gadis ini menjadi permaisuriku,” tandas Ande Ande Lumut.

Betapa terheran-heran setiap orang yang hadir di tempat tersebut, terlebih Nyai Intan dan ketiga putrinya.

“Wahai Pangeran! Mengapa Pangeran lebih memilih gadis kumuh tersebut? Bukankan ketiga putriku lebih cantik dan anggun dibandingkan dia?” tanya Nyai Intan dengan penasaran. Cerita ande ande lumut

Kemudian Ande Ande Lumut hanya tersenyum, lantas berkata:

“Duhai Nyai Intan! Ketahuilah, aku tidak memilih salah seorang putrimu, sebab mereka ‘bekas’ si Yuyu Kangkang. Aku lebih memilih gadis ini, karena dia telah lulus ujian, yaitu menolak ajakan untuk mencium si Yuyu Kangkang,”

Dari penjelasan tersebut, Nyai Intan dan ketiga putrinya menyadari bahwa mereka ditolak Ande Ande Lumut karena tidak lulus ujian. Dilain sisi, Kleting Kuning masih terlihat kebingungan, karena belum berjumpa suaminya.

Akan tetapi, setelah Ande Ande Lumut mengungkapkan penyamarannya, barulah Kleting Kuning sadar bahwa Ande-Ande Lumut merupakan pangeran Panji Asmarabangun.

Kemudian dengan cambuk pemberian si burung bangau, ia lantas mengubah dirinya menjadi seorang putri cantik nan jelita. Disaat itu juga, Panji Asmarabangun baru menyadari bahwa Klenting Kuning adalah istrinya yaitu Dewi Sekartaji. Cerita ande ande lumut.

Cerita Ande Ande Lumut
youtube.com

Akhirnya, sepasang suami istri yang sempat terpisah tersebut kembali hidup bersama. Sebagai ungkapan terima kasih kepada Mbok Randa, Pangeran Panji Asmarabangun turut membawanya untuk tinggal di istana Jenggala. Sementara Nyai Intan dan ketiga putrinya yang sombong, pulang ke desanya dengan penuh kecewaan dan rasa malu.

Hikmah Cerita Ande Ande Lumut

Itulah tadi cerita Ande Ande Lumut. Cerita tersebut mengandung banyak pesan moral yang dapat dijadikan panutan dalam kehidupan sosial.

Disitu digambarkan bahwa Kleting Abang, Ijo, dan Biru mereka adalah gadis-gadis cantik tetapi tidak pandai untuk menjaga harga diri, karena menerima syarat dari Yuyu Kangkang. Akhirnya, mereka tidak dipilih Ande Ande Lumut untuk menjadi istrinya. Pelajaran yang dapat diambil adalah kita tidak bisa menghalalkan segala cara demi mendapatkan sebuah tujuan.

Dalam diri Panji Asmarabangun digambarkan bahwa dia adalah seorang suami yang setia dan penyayang kepada istrinya. Segala macam usaha telah ia lakukan supaya dapat kembali berjumpa istrinya, walaupun harus rela menyamar serta tinggal di sebuah desa bersama seorang janda tua.

Demikian juga tokoh Kleting Kuning, dia digambarkan sebagai wanita yang setia, sabar dan tidak mau tergoda dengan pria lain. meskipun yang dilakukannya tidak akan diketahui oleh suaminya, tetapi ia tetap menjaga dirinya.

Akhirnya berkat kesetiaan dan kesabarannya, Dewi Sekartaji bisa bertemu dengan suaminya lagi, sehingga mereka berdua hidup bahagia.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *